Sabtu, 15 Oktober 2016

JALAN, MENINGKATKAN FUNGSI OTAK DAN ANTIDEPRESI


Banyak orang belum mengetahui manfaat dari olahraga jalan. Bahkan, jalan dinilai kurang bermanfaat dan digolongkan olahraga kelas dua. Padahal, menurut penelitian, jalan sarat manfaatnya. Selama ini, para pakar  mengerti bagaimana hebatnya aktifitas fisik itu sehingga bisa melindungi tubuh. Rahasia ini baru terbuka setelah para pakar dari Universitas Harvard, Amerika, meneliti 70.000 wanita yang mempunyai kebiasaan berolahraga secara teratur.

Menurut pimpinan dari para peneliti Frank B.HU.MD dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Harvard mengatakan, meskipun mereka memiliki faktor-faktor risiko seperti kelebihan berat badan, kadar kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi atau diabetes.

Tapi, jika melakukan jalan kaki selama empat puluh menit setiap hari akan menurunkan risiko sebanyak 40%. Suatu jumlah penurunan yang sangat signifikan. Penelitian lain menyatakan, jalan kaki lebih lama (yaitu jalan hingga 60 menit) akan lebih banyak pula manfaat perlindungannya. Jalan cepat selama 16 menit setiap hari dapat mengurangi risiko terkena diabetes sampai 50%.

Karena itu, mulailah melakukan jalan sekarang, meski usia anda sudah 60 tahun dan tidak pernah berolahraga sebelumnya. Kegiatan tersebut akan anda rasakan hasilnya, yakni merasa lebih cerdas dibanding dengan rekan seusia.

Para peneliti juga mengumpulkan 124 orang yang tidak pernah berolahraga, mereka beusia antara 60-75 tahun, dibagi dalam dua grup. Satu grup diberi latihan jalan cepat 3 hari dalam seminggu (secara bertahap dari 15 sampai 45 menit). Sedangkan grup yang lain melakukan latihan-latihan peregangan dan mengecangkan otot selama satu jam, tiga kali dalam seminggu. Setelah berlatih selama 6 bulan, grup yang berlatih jalan cepat mengalami peningkatan secara mencolok nilai-nilai yang diperoleh dari tugas-tugas dengan komputer. Sedangkan grup yang hanya melakukan senam dan peregangan tidak mengalami perbaikan nilai.

Berdasarkan penelitian, bagian otak yang bertugas mengatur berbagai macam tugas dan mengatur memori ada kecenderungan menurun lebih dulu. tetapi olahraga jalan meningkatkan aliran oksigen ke otak, sehingga dapat memperlambat penurunan ini. Olahraga jalan sebanyak 3 hari dalam seminggu dapat meningkatkan 15 persen fungsi mental. Hal ini sangat berarti bagi kehidupan manusia. Apalagi, waktu yang dibutuhkan untuk latihan ini sangat singkat. Olahraga, termasuk jalan kaki dapat bermanfaat sebagai obat. Mereka yang teratur melakukan olahraga lebih jarang mengalami depresi.


Berdasarkan penelitian yang baru-baru ini dilakukan, diketahui bahwa sekali latihan atau jalan kaki selama 30 menit dan berlatih selama 3 kali seminggu, ternyata dapat menyembuhkan depresi dan bermanfaat sebagai pengganti obat-obatan. Sewaktu diadakan penelitian terhadap 156 penderita depresi, yang berusia antara 40-56 tahun, yang sedang menjalani terapi dengan memberi obat antidepresi, jalan kaki, atau kombinasi antara keduanya, ternyata semuanya memberikan hasil yang sama. Bagi mereka yang ingin menghindari efek samping dari obat-obatan, ada cara ilmiah yang mudah dan murah, yaitu jalan kaki. Tentu saja untuk mencapai tujuan ini latihanya harus teratur dan teratur takarannya. (to/eramuslim)




Sumber : http://yoedhasflyingdutchman.blogspot.co.id/2012/04/jalan-meningkatkan-fungsi-otak-dan.html

Seandainya tertawa itu dilarang atau dikenakan pajak, apa yang akan terjadi di dunia ini? Jawabnya, orang semakin gampang terkena serangan jantung dan stres. Kenapa?

Tertawa itu bagian dari spektrum emosi yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Hanya saja ada yang pelit, ada yang boros tertawa. Tetapi jangan pelit-pelit karena tertawa bermanfaat bagi kesehatan.

Di negara maju, tertawa malah dibuat seperti terapi pengobatan, sebab khasiatnya dinilai sama dengan meditasi. Terapi tawa ini membuat hidup lebih sehat, tenang dan nyaman, serta menunjukkan getaran otak pada frekuensi gelombang alfa yang membuat orang merasa rileks dan santai. Bahkan, di Amerika telah dibuktikan bahwa tertawa bisa mencegah serangan jantung.

Menurut Direktur Centre for Preventive Cardiology Maryland Medical Centre Baltimore, Dr M Miller, ada hubungan tertawa dengan serangan jantung. Penyebab serangan jantung antara lain stres, yang memicu kerusakan endothelium pembuluh arteri jantung dan mendorong terciptanyakolesterol dalam pembuluh darah. Sedangkan tertawa bisa menghasilkan zat kimia (kemungkinan nitrioksida) yang dapat memperlancar peredaran darah.

"Saat stres keluarlah hormon adrenalin yang menyebabkan jantung berdebar keras. Saat tertawa, tubuh melepaskan hormon adrenalin dan secara otomatis tercipta efek antiadrenalin, ketegangan mereda dan tekanan darah menurun," urai Dr. Miller.

Sebenarnya, saat seseorang tertawa lepas telah terjadi hembusan napas dan dorongan kuat yang menyebabkan tubuh bergoyang di luar kendali. Hal ini terjadi karena adanya tekanan dari otak. Lima belas otot wajah berkontraksi saat tertawa. Sistem pernapasan bekerja sedemikian rupa sehingga mengembuskan napas sambil mengeluarkan suara, dari sekadar suara lirih sampai menggelegar. Tertawa merangsang berbagai bagian otak, bagian depan, tengah, sampai hipotalamus.

Tertawa sangat menunjang kesehatan karena menghambat aliran kortisol, hormon stres yang meningkatkan tekanan darah (Hipertensi), menjadi penangkal stres yang paling baik, murah dan mudah. Satu analog yang mungkin bisa menolong mengurai manfaat dari tertawa: 'Siang hari itu terasa menyesakkan. Udara panas dan suasana mencekam menambah beban bagi Robert, yang sedang tegang menghadapi ujian skripsinya. Pemuda ini tampak panik menerima bombardir pertanyaan dari para penguji. Keheningan ruang ujian tiba-tiba pecah oleh ledakan tawa para penguji. Rupanya, untuk mencairkan suasana seorang penguji usil mengajukan pertanyaan yang jauh melenceng dari materi ujian. Menyadari apa yang terjadi, Robert pun ikut tertawa lepas. Habis itu ia kelihatan santai dan bisa menguasai diri serta lulus dengan predikat memuaskan.'

Tertawa, juga menangis, menurut dr. W.M. Roan, seorang psikiater senior, itu pencerminan emosi manusia, yang merupakan bagian dari spektrum emosi yang meliputi kesedihan, kegembiraan, kekagetan, ketakutan, cinta kasih, kebencian, dan kemarahan. Ekspresi diri tidak hanya berwujud gerakan, tetapi juga berupa berbagai reaksi emosional yang bermacam-macam itu.

Tidak hanya manusia, hewan pun bisa menunjukkan perasaan gembira dan sedih dengan berbagai kegiatan dan gerakan. Anjing, misalnya, jika gembira, buntutnya ke atas dan bergoyang-goyang atau kegiatan otot-ototnya meningkat. Tetapi hewan tidak bisa tertawa dan menangis. Meskipun anjing bisa berkaing-kaing, itu bukan menangis walau ekuivalen dengan menangis. Karena itu, banyak ahli tertarik untuk membahas ihwal tertawa dan menangis, termasuk dampaknya bagi kesehatan.

Dampak tertawa ini bahkan pernah bikin geger dunia kedokteran. Norman Causins, seorang redaktur Saturday Review di AS, menderita penyakit aneh dan langka. Penderita penyakit ini bakal tersiksa dan merasakan sakit yang luar biasa, meskipun hanya menggerakkan sedikit bagian tubuhnya. Menurut dokter, kesembuhan bagi Norman sangat kecil, 1 : 500. Berbagai obat sudah dicoba, tetapi kesehatannya tak kunjung membaik.

Suatu ketika Norman terilhami sebuah kalimat yang dulu ditulis oleh seorang raja yang hidup sekitar 2.000 tahun lalu, "Hati yang puas, obat yang sangat ampuh." Atas persetujuan dr. William Hitzig yang merawatnya, Norman menggantikan semua obat yang diminumnya dengan banyak tertawa plus mengonsumsi vitamin C. Berbagai film komedi dia tonton, sehingga ia bisa tertawa terbahak-bahak. Pada hari kedelapan setelah menjalani terapi tersebut ia sudah bisa menggerakkan jempolnya tanpa rasa sakit. Juga tertawa selama 10 menit bisa membuat dia tidur pulas selama 2 jam. Akhirnya, penyakitnya berangsursembuh, kemudian hilang sama sekali. Pengalamannya itu kemudian dibukukan dalam An Anatomy of Illness.

Dr. Lee Berk, seorang imunolog dari Loma Linda University di California, AS, pernah bilang, tertawa bisa mengurangi peredaran dua hormon dalam tubuh, yaitu efinefrin dan kortisol, yang bisa menghalangi proses penyembuhan penyakit. Dalam riset lain dr. Rosemary Cogan dari Texas Tech University menemukan bukti bahwa rasa nyeri atau sakit akan berkurang setelah tertawa. Tidak itu saja, kekebalan tubuh pun bisa meningkat.

Mengapa orang perlu tertawa? Tertawa itu pada dasarnya sehat kalau dilakukan oleh orang-orang yang normal. Tetapi kalau tawa itu dicetuskan oleh seseorang yang mengalami gangguan jiwa, dengan sendirinya tidak sehat, karena tawa itu untuk bereaksi terhadap halusinasi akan perasaan yang tidak-tidak.

Aspek-aspek emosi, termasuk tertawa, "diatur" oleh pusat emosi di dalam struktur otak yang dinamakan sistem limbik (limbic system). Sistem yang juga berhubungan dengan aspek-aspek tingkah laku tertentu ini bentuknya seperti lingkaran sehingga oleh seorang ahli bernama Papez dinamai lingkaran bergema.

Papez menemukan hal ini karena ketika intinya dirusak, orang yang bersangkutan menunjukkan suatu emosi yang tidak tepat atau kacau. Artinya, secara tidak sengaja orang ini bisa mudah marah, tetapi gampang pula tertawa terbahak-bahak meski tidak ada yang lucu. Itu karena lingkaran yang juga merupakan pusat emosi manusia itu terputus. Kalau salah satu bagian dari lingkaran ini rusak, memori orang itu juga akan hilang. Itu juga yang terjadi pada orang pikun, karena salah satu bagian lingkaran ini rusak.

Dalam keseharian ada orang yang mudah tertawa, namun ada juga yang tidak. Misalnya, dalam menonton lawakan. Ada dua hal penyebabnya. Pertama, mungkin orang sudah mengetahui materi gurauannya sehingga dia tidak menghadapi keadaan krisis yang bisa mencetuskan tawa. Kedua, orang melihatnya tidak dari sudut kejenakaan, tetapi dari sesuatu yang diinterpretasikannya sebagai hal yang tidak lucu atau biasa saja.

Bukan berarti kelompok yang tidak gampang tergelitik "urat tawanya" itu tidak memiliki sense of humor. Sense of humor itu berbeda-beda bagi beberapa orang. Contohnya, di Indonesia seorang pelawak harus berpakaian lucu, yang mukanya aneh, yang semuanya harus lucu, sehingga orang sudah tertawa dulu sebelum dia melucu. Tetapi pelawak di negara lain, pakaiannya tidak aneh-aneh, tapi ngomongnya sangat witty (cerdas dan menggelitik - Red.).

Untuk mencari bukti yang lebih kuat dan akurat tentang manfaat tertawa bagi kesehatan, dr. Cogan melakukan studi eksperimental terhadap dua kelompok mahasiswa. Kelompok pertama mendengarkan kaset lawak dan kelompok kedua mendengarkan kaset kuliah matematika atau kelompok yang sama sekali tidak mendengarkan apa-apa. Terhadap para kelinci percobaan itu sebelum dan sesudahnya dilakukan uji kepekaan terhadap rasa sakit. Ternyata mereka yang mendengarkan kaset lawak memperlihatkan peningkatan kemampuan dalam menahan rasa sakit.

Sementara itu dr. William Foy dari Universitas Stanford bilang, tertawa terbahak-bahak amat bermanfaat bagi orang sehat. Hasil penelitiannya menunjukkan, tertawa terpingkal-pingkal akan menggoyang-goyangkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan, sehingga membuat tubuh seakan-akan sedang joging di tempat. Sesudah tertawa demikian tubuh terasa rileks dan tenang, sama seperti orang habis berolahraga.

Tertawa juga akan melatih diafragma torak, jantung, paru-paru, perut, dan membantu mengusir zat-zat asing dari saluran pernapasan. Di samping itu tertawa sangat ampuh untuk meringankan sakit kepala, sakit pinggang, dan depresi.

Dokter William Frey, seorang pakar biokimia dan direktur Dry Eyes and Tears Research Center di Mineapolis, AS, menyatakan tertawa akan menggerakkan bagian dalam tubuh, mengaktifkan sistem endokrin sehingga mendorong penyembuhan suatu penyakit. Menurut hipotesisnya, tertawa akan merangsang otak untuk memproduksi hormon tertentu yang pada akhirnya akan memicu pelepasan endorfin (zat pembunuh rasa sakit) yang diproduksi oleh tubuh.

Penelitian Prof. Dr. Lucille Namehow, seorang pakar yang menangani proses penuaan dari Connecticut, AS, menyodorkan fakta bahwa tertawa bisa membantu mereka yang sudah tua renta untuk tetap awet tua, sementara yang muda tetap awet muda, serta mempererat hubungan antara anggota keluarga. Karena dianggap memberikan dampak positif, maka di AS kini banyak dokter yang menerapkan terapi tertawa dalam proses penyembuhan para pasien mereka.

Meskipun dianggap baik, tertawa sebenarnya masih bisa digolong-golongkan. Ada tawa yang genuine (asli atau tulus), ada yang palsu, ada juga yang sekadar untuk basa-basi. "Jadi dalam hal ini menangis dan tertawa itu masing-masing bisa dibedakan secara nuansa: yang asli, naluriah, spontan, menuju ke yang tidak spontan, dibuat-buat, sampai yang palsu. Jika dibuat gradasi, antara ujung yang satu dengan ujung yang lain itu berbeda banyak. Tapi yang di tengah-tengah itu susah membedakannya, sehingga kita bisa salah duga," jelas Roan. (to/snr/ins/eramuslim)




Sumber : http://yoedhasflyingdutchman.blogspot.co.id/2012/07/tertawa-itu-bikin-sehat.html

MENGATASI BAU MULUT SAAT PUASA


Kendati Rasulullah mengatakan bahwa bau mulut orang yang sedang berpuasa adalah seperti bau kesturi yang ada di surga, namun tetap saja bau mulut itu membuat orang minder dan tidak nyaman dalam bergaul. Lalu bagaimana mengatasinya?

Setiap orang yang berpuasa ingin tetap sehat dan segar. Karena itu, sebaiknya orang yang menjalankan puasa tetap mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, yaitu sumber karbohidrat, lemak, protein hewani dan nabati serta asupan sumber mineral dan vitamin, saat sahur maupun buka puasa.

Dengan demikian, meski sepanjang pagi hingga sore hari tidak makan dan minum, tubuh tetap dalam keadaan sehat dan bugar. Meski badan dalam keadaan sehat dan bugar, gangguan sosial kerap dialami oleh orang yang sedang berpuasa, yaitu bau mulut. Hal ini dimungkinkan karena sejak batas imsak saat menjelang subuh hingga berbuka ketika magrib, lambung dalam keadaan kosong. Keadaan lambung kosong serta hawanya yang keluar lewat mulut menimbulkan bau tak sedap. Terlebih bila orang itu mengalami sakit maag. Bau yang keluar akan lebih menyengat. Istilah bau mulut atau halitosis berasal dari bahasa latin yang berarti halitus (nafas) dan osis bermakna keadaan. Jika diartikan secara harfiah kira-kira berarti nafas yang kurang sedap. 

Menurut Dr. Catherine T. Lee dari Singapura, hampir 90 persen penyebab bau mulut adalah bakteri penghasil sulfur yang tinggal di bagian belakang mulut. Kebanyakan, hal ini berkaitan dengan kebersihan mulut yang tidak terjaga, selain gigi berlubang, infeksi gusi dan xerostomia.

Xerostomia mempunyai ciri khusus seperti mulut kering, air ludah kental dan sering merasa haus dan harus membasahi kerongkongan. Umumnya, xerostomia disebabkan oleh dehidrasi,stres, pemakaian obat kumur yang mengandung alkohol, usia lanjut, radioterapi dan obat-obatan tertentu seperti antidrepesan, antiasma dan anthisistamin (antialergi) Penyakit atau kelainan yang lebih serius bisa juga menyebabkan bau mulut. Misalnya, perubahan hormon, gangguan pencernaan, sinusitis, infeksi amandel, bahkan kanker, diabetesbronkhitis kronis dan gangguan hati serta ginjal. Gangguan hati kronis bisa dideteksi dengan bau yang keluar dari mulutnya. Biasanya bau yang timbul seperti bau asam/logam serta bau yang tidak normal pada mulut.

Sedangkan bila pada mulut seseorang tercium bau amoniak, bisa dipastikan bahwa orang tersebut menderita gangguan fungsi ginjal karena terdapat kadar ureum tinggi yang beredar dalam darah. Bau amoniak yang menyengat merupakan hasil proses kimiawi. Senyawa-senyawa inilah yang kemudian masuk ke dalam sistem pernafasan, sehingga menimbulkan bau mulut. Di samping, pada orang yang mengalami masalah buang air atau sembelit bisa pula memicu bau mulut. Sebab, produk metabolisme oleh kuman-kuman usus terhadap sisa makanan bertumpuk di dalam usus besar dan tidak bisa disalurkan sebagaimana mestinya.

Dari tumpukkan itu, lalu menimbulkan gas-gas yang memberikan bau tak sedap. "Jika problem bau mulut ini muncul tiba-tiba, memburuk dalam waktu cuma beberapa hari atau minggu atau dibarengi dengan demam, batuk dan gejala lain, segera periksakan diri ke dokter," kata Dr. Irene Chua.

Spesialis gigi dari Singapura itu menyarankan, untuk menjaga mulut tetap bersih dan segar, dengan melakukan siakt gigi minimal dua kali sehari. Ia pun menyarankan agar sekaligus membersihkan lidah dengan menggunakan alat khusus yang bisa dibeli di apotek. Karena, bakteri juga bisa tinggal di lidah dengan aman sampai beranak pinak.

Selain itu, setelah makan sahur dan menggosok gigi, gunakan obat kumur untuk mengurangi jumlah bakteri. Tapi, jangan pilih obat kumur yang mengandung alkohol. Karena, obat kumur bisa menahan nafas tak sedap sampai delapan jam. Namun, jika kebersihan mulut tidak terjaga, jangan berharap bisa bertahan delapan jam. 

Dalam hitungan menit, nafas tak sedap bakal menghambur keluar dari mulut lagi. Ada baiknya makanan yang bisa memicu bau mulut seperti ikan, daging, produk susu, makanan pedas, bawang merah, bawang putih, kopi dan makanan manis, sebaiknya dihindari. Tapi, jika sudah terlanjur, banyak-banyaklah minum air putih saat sahur agar baunya bisa larut dan terbuang melalui urine.

Sementara, bagi yang menggunakan kawat gigi yang dilepas, supaya dipastikan kondisi kawat gigi selalu dalam keadaan bersih, baik saat menyimpan maupun saat digunakan. Begitu juga, jika ada jarak antara gigi alias ompong, atau ada infeksi pada gusi. Sebaiknya jangan gunakan sikat biasa, tapi gunakan sikat gigi interdental yang digunakan pada segitiga antara gigi dan gusi. (to/mh/eramuslim)




Sumber : http://yoedhasflyingdutchman.blogspot.co.id/2012/07/mengatasi-bau-mulut-saat-puasa.html

CARA MENGHILANGKAN LELAH SAAT MENGEMUDI


Rasa lelah dan penat pasti menghinggapi para pengendara motor dan mobil. Apalagi, bila harus melakukan perjalanan jauh dan tidak mempunyai pengemudi cadangan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan tanpa harus bermalam di jalan.

Seyogyanya, ketika tubuh merasa letih dan penat di perjalanan, sebaiknya berhenti dan melakukan istirahat. itulah nasehat dari pakar kebugaran dr. Fleming Deff, Ohio University, Amerika. Menurut Deff, istirahat di rest area (tempat-tempat istirahat bagi pengemudi mobil di sepanjang jalan bebas hambatan) banyak sekali manfaatnya. Khususnya bagi tubuh yang mengalami keletihan. Dengan istirahat, otot-otot tubuh bisa mengendur kembali. Melemasnya otot, juga berpengaruh besar bagi syaraf yang sebelumnya menegang dan bisa ikut mengendur pula.

Pengenduran ini secara simultan akan mempengaruhi metabolisme dalam tubuh. Sehingga, pengemudi yang terlalu lelah gampang sekali tertidur, bahkan dalam posisi sedang duduk sekalipun. Hal yang sama, jika kondisi fisik yang sudah lelah, namun tetap juga dipaksakan, maka klimaksnya, semua otot-otot dan organ tubuh lainnya secara serempak akan berhenti bekerja atau mengendur secara tiba-tiba. Atau dengan kata lain tertidur.

Merasa mengantuk dan tertidur inilah yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya, karena antara mata, otak, dan anggota tubuh lainnya sudah tidak bisa bekerja sebagaimana adanya di dalam tubuh. Otak sudah tidak bisa lagi mengkomandoi organ-organ tersebut agar tetap bekerja.

Minum kopi atau meminum suplemen penambah energi lainnya yang banyak beredar di pasaran, bukan suatu hal yang bijaksana. Karena kafein yang ada di kopi dapat menyebabkan jantung lebih cepat berdebar, sehingga pembuluh darah menjadi ekstra keras. Sedangkan syaraf dan organ tubuh lainnya yang sudah menegang dipaksa untuk bekerja lembur pula. Pada sebagian orang yang sudah terbiasa meminum kopi, dampak tersebut tidak akan berarti karena sudah resis, tidak mempan lagi.

Begitu juga dengan minuman penambah energi yang banyak dikonsumsi para pengemudi truk trailer memang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Tapi, beberapa zat yang terkandung dalam minuman itu, secara tidak sadar telah menjadikan tubuh sebagai rumah yang enak untuk lemak dan bisa memperkecil saluran urine yang berakibat bisa menyebabkan prostat dan batu ginjal.

Jalan terbaik bagi pengemudi yang lelah adalah istirahat. Tapi, jika terpaksa harus melanjutkan perjalanan, saat lelah dan penat menyerang, sebaiknya berhenti dan keluar dari dalam mobil atau turun dari motor. Kemudian, hirup udara bersih melalui hidung dalam-dalam, lakukanlah sebanyak 10-15 kali. Karena, semakin banyak oksigen ke dalam tubuh semakin bagus untuk membantu meringkan beban otot dan syaraf yang telah tegang.

Bukalah kedua belah tangan lebar-lebar sambil membusungkan dada beberapa kali. Lalu, lakukanlah senam kecil beberapa kali sesuai gerakan yang anda bisa, jumlah hitungan kanan dan kiri harus seimbang. Misalnya ke kanan 5 kali, kekiri 5 kali.

Setelah tubuh mulai terasa agak lemas dan lebih segar, lakukan jogging di tempat. Alas kaki sebaiknya jangan terbuat dari kulit tapi terbuat dari karet. Yang terbaik, saat jogging jangan menggunakan alas kaki sama sekali agar titik-titik syaraf yang menjadi simpul ke berbagai organ tubuh bisa tersentuh lantai, rumput atau aspal secara langsung. Lakukan hal ini selama 5 menit.

Kemudian, lakukan lompatan-lompatan kecil selama 5 menit pula. Ketika tubuh sudah mulai berkeringat, lakukan jogging secara santai dan langkah pendek, memutari mobil atau rest area selama 5 menit.

Jika merasa lapar, makanlah makan-makanan kecil atau buah-buahan dan banyak minum air putih. Hindari minuman ringan dan suplemen. Air putih sangat bermanfaat dalam membantu metabolisme dan kerja syaraf dalam tubuh. Di samping itu, tetesilah kedua belah mata dengan obat tetes mata. Karena, obat tetes mata bermanfaat untuk menyegarkan dan membersihkan mata dari kotoran atau debu yang masuk ke dalam kelopak mata. (to/mh/eramuslim)




Sumber : http://yoedhasflyingdutchman.blogspot.co.id/2012/08/cara-menghilangkan-lelah-saat-mengemudi.html

TAMBAH BERAT BADAN DENGAN FITNESS



Orang berbadan kerempeng, diam-diam, merasa risih juga dengan postur tubuhnya yang seperti tiang listrik itu. Mencoba dengan memakan makanan yang berlemak, justru malah pipinya yang menjadi tembem, sedangkan badannya tetap kurus. Ternyata, fitness bisa menjadi solusinya.

Mitos yang mengatakan bahwa fitness bisa membuat mereka yang gemuk memang ada benarnya. Namun, fitness juga bisa membuat yang kurus menjadi gemuk. Hanya saja, gemuk di sini tidak berarti tubuh penuh dengan timbunan lemak seperti yang terjadi pada kebanyakan orang. Melainkan badan menjadi lebih padat dan berisi.

Caranya, adalah dengan menambah massa otot dalam tubuh. Karena, tujuan fitness secara umum untuk membuat penampilan menjadi lebih baik dan enak dilihat. Baik cara menurunkan atau menaikkan berat badan. Cara untuk menaikkan berat melalui makanan adalah dengan meningkatkan konsumsi kalori dalam tubuh terutama dalam bentuk protein dan karbohidrat.

Standar presentase yang baik adalah 50% karbohidrat, 30% protein dan 20% lemak. Jenisjenis makanan yang mengandung karbohidrat adalah: nasi, kentang, roti, gandum dan sayuran. Sedangkan protein terdapat pada putih telur, ikan, dada ayam, daging sapi tanpa lemak, susu tanpa lemak, tempe tahu dan kacang-kacangan.

Dengan melakukan latihan beban, maka massa otot di tubuh akan bertambah sehingga berat badan meningkat. Hal ini bisa dilakukan dengan latihan crunch sambil mengangkat dua dumbel ringan yang bisa dibuat dari 2 kaleng cat ukuran 1 kg yang diberi semen basah lalu diberi gagang pipa atau dua buku berat. Latihan ini akan membentuk massa otot di bahu dan perut. Serta sekaligus merampingkan pinggul.

Untuk melakukan ini, berbaringlah di lantai dan genggam dumbel seberat 2 kilo dengan tangan anda ditarik lurus ke atas. Lalu, tekuk lutut hingga membentuk sudut 90 derajat. Pada saat mengangkat bahu ke atas, pelan-pelan turunkan tangan ke depan. Sebaiknya gerakan ini memakan waktu selama 4 detik hingga tangan hampir mendekati lantai di setiap sisi pinggul. Istirahat selama 1 detik, lalu angkat tangan ke posisi awal dan lakukan sampai 10 kali pengulangan.

Menurut Craig Ballantyne C.S.C.S, pelatih kekuatan dan fitness dari Toronto, pembentukan otot trisep, dada dan lengan bawah dapat dilakukan dengan cara lain, tapi tetap dengan berbaring di lantai. Tangan kanan dan kiri memegang dumbel ke atas tepat di atas dada, lalu turunkan dumbel itu perlahan-lahan hingga siku menyentuh lantai sambil lutut diluruskan.

Kemudian, dumbel tersebut diangkat kembali ke atas bersamaan dengan lutut hingga mendekati dada. Lakukan pengulangan sebanyak 10 kali dengan jeda istirahat 5 menit setiap pengulangan.

Yang perlu diingat dalam menambah berat badan melalui fitness adalah keseimbangan antara makanan, latihan dan istirahat (tidur). Istirahat yang cukup selama 7-8 jam sehari akan memberi kesempatan kepada tubuh untuk pulih dan berkembang. Kemudian, minum air putih sebanyak 12 gelas perhari. (to/mh/eramuslim)




Sumber : http://yoedhasflyingdutchman.blogspot.co.id/2012/10/tambah-berat-badan-dengan-fitness.html